Home / Topics / Finance & Tax / Tim Finance Lembur Mulu buat Input Ratusan Invoice? Bukan Kurang Kerja Keras, Mungkin Belum Kenalan sama Fitur AI Mekari Expense yang Satu Ini đ
- This topic has 0 replies, 1 voice, and was last updated 4 weeks ago by
Mekari Community.
Tim Finance Lembur Mulu buat Input Ratusan Invoice? Bukan Kurang Kerja Keras, Mungkin Belum Kenalan sama Fitur AI Mekari Expense yang Satu Ini đ
May 15, 2026 at 3:52 pm-
-
Up::0
Halo, Fintax 101 Community! đ
Pernah nggak, akhir bulan datang dan tiba-tiba ada tumpukan invoice yang harus diinput satu-satu?
Tim finance sudah lembur, tapi daftar transaksi kayak nggak ada habisnya. Nominal harus dicek ulang, tanggal bisa ketukar, nama vendor typo dikit… dan tiba-tiba laporan yang harusnya rapi jadi berantakan gara-gara satu angka salah ketik.
Terus yang bikin frustrasi? Bukan karena timnya kurang teliti, tapi karena prosesnya memang makan waktu banget kalau dilakukan manual satu per satu.
Nah, kabar baiknya sekarang kamu nggak harus terus-terusan kayak gitu, loh!
Mekari Expense punya fitur berbasis AI yaitu OCR (Optical Character Recognition) yang bisa baca dokumen transaksi kamu, receipt atau invoice, lalu otomatis mengisi detail datanya tanpa kamu perlu ngetik ulang. Nominal, tanggal, nama vendor, semuanya terbaca sendiri dari dokumen yang kamu upload. Membantu kerjaan kamu banget, kan!
OCR bisa dipakai untuk:
- Claims (Reimbursement & Cash Advance)
- Purchase Invoice
Gimana Caranya OCR Membantu Operasional Proses Pencatatan Kamu?
- Upload receipt atau invoice
Dokumen transaksi bisa langsung kamu upload di menu Purchase, bagian Bills to Pay. Pilih Create Bill, lalu klik From Document Upload. Pastikan OCR credit kamu juga masih tersedia, ya!

- Upload receipt atau invoice
Kalau sudah masuk ke form transaksi, kamu juga bisa upload receipt atau invoice langsung untuk diproses dengan OCR.

- Sistem membaca dan mengisi detail transaksi secara otomatis
OCR akan membaca informasi penting dari receipt atau invoice, seperti nominal, tanggal transaksi, dan detail vendor, lalu mengisi datanya secara otomatis ke form transaksi. Jadi kamu nggak perlu input manual satu per satu lagi, deh!

- Review sebelum submit
Sebelum transaksi dikirim, kamu tetap bisa cek dan sesuaikan datanya dulu, kok. Jadi hasil akhirnya tetap akurat dan sesuai kebutuhan.

- Proses input menjadi lebih efisien
Kalau semua detail sudah terisi otomatis, proses input jadi jauh lebih cepat! Transaksi juga bisa langsung lanjut ke proses approval berikutnya tanpa banyak langkah tambahan.

Integrasi dengan Mekari Jurnal

Enaknya lagi, OCR nggak cuma bantu di proses input. Data yang sudah terbaca otomatis jadi lebih rapi dan siap lanjut ke tahap pencatatan.
Informasi seperti nominal, tanggal, sampai detail vendor sudah terbaca sejak awal, jadi kebutuhan input manual bisa dikurangi dari hulu. Transaksi yang diajukan lewat Mekari Expense pun jadi lebih terstruktur sebelum masuk ke tahap approval.
Setelah transaksi diproses dan disinkronkan, pencatatan bisa langsung terhubung ke Mekari Jurnal tanpa perlu input ulang. Rekonsiliasi jadi lebih cepat, dan data tetap konsisten dari awal sampai akhir.
Â
integrasi Mekari Jurnal dan Mekari Expense
Mau tau lebih lanjut soal integrasinya? Cek panduan di sini:
Panduan lengkap mengenai penggunaan OCR dapat dipelajari di Help Center berikut:
Â
Kalau kamu sudah coba fiturnya, share pengalamanmu di kolom komentar ya! Pertanyaan atau cerita lembur input invoice kamu juga boleh banget ditulis di sini đ
Â
-
- You must be logged in to reply to this topic.
Login terlebih dahulu , untuk memberikan komentar.
Thread terkait
-
Ditjen Pajak Kejar Pajak Sektor Sawit, Potensi Penerimaan Rp 1,1 TriliunDirektorat Jenderal (Direktorat) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperketat pengawasan dan penegakan hukum di sektor kelapa sawit (crude palm oil/CPO). Langkah ini mulaiâĻ12 Jun 2026 âĸ Finance & TaxTerkait:tim kurang
-
Shopee Cs Pungut Pajak PPN PMSE Rp10,32 Triliun pada 2025, Total Setoran Ekonomi Digital Rp47,18 TriliunDirektorat Jenderal Pajak Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan melaporkan total penerimaan pajak dari sektor ekonomi digital mencapai Rp47,18 triliun per akhir 31âĻ4 Jun 2026 âĸ Finance & TaxTerkait:tim
-
Sambut 100 Siswa Maâarif NU 01 Limpung Batang, Kanwil DJP Jateng I Tanamkan Kesadaran PajakKantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah I menerima kunjungan studi dari sekitar 100 siswa jurusan Akuntansi dan Keuangan LembagaâĻ4 Jun 2026 âĸ Finance & TaxTerkait:kerja
-
Ditjen Pajak Kemenkeu Resmi Perpanjang Batas Lapor SPT Badan hingga 31 Mei 2026Direktorat Jenderal Pajak (DJP) di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi memberikan kelonggaran batas waktu penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh)âĻ6 May 2026 âĸ Finance & TaxTerkait:tim
-
Pajak Kripto Tembus Rp 1,96 Triliun Sejak 2022, Segini Sumbangan IndodaxPenerimaan pajak dari transaksi aset kripto terus menunjukkan tren meningkat sejak pertama kali diberlakukan pada 2022. Hingga Februari 2026, total pajak kriptoâĻ8 May 2026 âĸ Finance & TaxTerkait:tim
-
Penggantian Jabatan NPWP Sementara (999) Menjadi NIK Valid pada Bukti Potong PPh Pasal 21 Bulanan (BPMP)Dalam rangka mendukung kelancaran pelaporan SPT Tahunan Orang Pribadi Tahun Pajak 2025, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah melakukan proses penggantian identitas secaraâĻ3 May 2026 âĸ Finance & Taxpajak-djp-coretax-pph21-spttahunan-spt2025Terkait:kurang kerja
-
Optimalisasi Pajak Perusahaan dengan Fasilitas Pasal 31E UU PPhTidak semua penghasilan yang diperoleh perusahaan secara otomatis dikenakan tarif Pajak Penghasilan (PPh) Badan secara penuh. Dalam sistem perpajakan di Indonesia, pemerintahâĻ7 May 2026 âĸ Finance & Taxpajak-perusahaan pasal-31e pkp pph-badanTerkait:tim buat
-
Trending Perpajakan Minggu Ini: Core Tax Normal & 13 Layanan Pajak Baru”Dalam kerangka akuntansi akrual dan perspektif perpajakan, Accounts Payable (AP) dan Accounts Receivable (AR) tidak hanya berdampak pada laporan posisi keuangan, tetapiâĻ9 Apr 2026 âĸ Finance & TaxAllTerkait:tim invoice kurang
-
Jangan Abaikan Bukti Potong A1, Bisa Berisiko BesarDi dunia perpajakan, bukti potong A1 sering dianggap sepele oleh sebagian orangââAh, itu cuma formalitas, nanti tinggal lapor pajak lagi,â begitu pikirâĻ17 Apr 2026 âĸ Finance & TaxAllTerkait:buat kurang
-
PMK 100/2025 dan Tantangan Implementasi Akuntansi Berbasis AkrualPMK 100/2025 tentang Kebijakan Akuntansi Pemerintah Pusat menurut saya merupakan langkah penting dalam memperkuat fondasi tata kelola keuangan negara, khususnya di eraâĻ21 Apr 2026 âĸ Finance & TaxAllTerkait:kurang kerja
-
PMK 115/2025: Fleksibilitas Fiskal atau Sinyal Tekanan Penerimaan Negara?Terbitnya PMK 115/2025 yang merevisi PMK 179/2022 menarik untuk dicermati lebih dalam, khususnya dalam konteks penerimaan negara yang sedang mengalami tekanan. RegulasiâĻ14 Apr 2026 âĸ Finance & TaxAllTerkait:tim kurang
-
PMK 51/2025 Simak Lagi! Pihak-Pihak yang Ditunjuk Jadi Pemungut PPh Pasal 22PMK Nomor 51 Tahun 2025 kembali menegaskan posisi strategis PPh Pasal 22 sebagai instrumen pengamanan penerimaan negara, khususnya pada transaksi-transaksi bernilai besarâĻ14 Apr 2026 âĸ Finance & TaxAllTerkait:tim