Home / Topics / Finance & Tax / Jangan Lewatin Hal Ini Kalau Mau Raih Keuntungan Menjelang Lebaran!
- This topic has 2 replies, 3 voices, and was last updated 6 months, 3 weeks ago by
Mochamad Giri Irawan.
Jangan Lewatin Hal Ini Kalau Mau Raih Keuntungan Menjelang Lebaran!
April 2, 2024 at 2:59 pm-
-
Up::0
Bulan Ramadhan menjadi salah satu momentum yang cukup ditunggu oleh hampir semua orang, khususnya untuk umat muslim. Di bulan ini, perusahaan punya peluang yang lebih besar buat ningkatin omzet dan labannya. Karena apa? Yak betul, karena perilaku konsumsi masyarakat juga akan cenderung menningkat!
Apalagi kalo waktu lebaran udah semakin dekat, orang-orang pastinya udah mulai banyak yang nyiapin untuk beli baju lebaran, atau beli dan bikin macam-macam kue, dan lain sebagainya. Tapi kita harus punya strategi yang mantep dan keren biar bisa manfaatin peluang lebaran ini sebaik mungkin. Caranya gimana?
Caranya gini:
1. Siapin persediaan produk yang cukup
Cara pertama yang harus dilakuin adalah menjaga supaya inventory (persediaan) selalu cukup. Amannya persediaan produk bisa ditambah 2 sampai 4 kali lipat dari jumlah normal. Perusahaan juga harus dapat menyeimbangkan produksi dengan kebutuhan dan permintaan konsumen.
2. Siapin juga gudang penyimpanan yang cukup biar usaha di bulan Ramadhan ini lancar
Nah, karena jumlah unit yang disimpan akan bertambah, maka umumnya biaya untuk menyimpan di gudang juga bakal ikut bertambah. Tapi ini gak begitu signifikan, karena jumlah pembelian yang meningkat seharusnya bikin stok barang di gudang juga cepat habisnya.
3. Jangan lupa juga buat mempertimbangkan safety stock & lead timeÂ
Batas aman dan waktu tunggu ini emang ga terlalu berpengaruh di awal-awal Bulan Ramadhan. Cuma kalo udah mendekati hari Lebaran, arus transportasi pasti bakal lebih rame dan padat (biasalah pada pulkam..). Makanya kamu harus memperhitungkan Lead Time dan Safety Stock ini biar bisa jalan sesuai rencana.
4. Kasih promo atau paket bundling spesial lebaran!
Ciattt, siapa sih yang ga suka promo?! Pasti semua orang suka kaan! Perusahaan bisa kasih bonus bagi produk yang ga ada hubungannya dengan bulan Ramadhan, biar produk lainnya bisa laku terjual juga~
Bisa juga kasih promo buy 1 get 1 free, atau kasih kupon spesial Ramadhan.
Kamu juga bisa bikin promo lebaran yang diganti setiap minggu, hal ini supaya calon pembeli bisa cepet-cepet check out karena takut keabisan promonya. Eits, tapi jangan terlalu cepet dan jangan kelamaan juga yaa buat nentuin jangka waktunya!
5. Tambahin jam layanannya juga
Karena ini spesial Ramadhan, perusahaan juga bisa banget untuk nambah jam layanan di waktu yang tepat buat jualan dan promosi, seperti setelah sahur, atau pas menjelang buka puasa, atau menjelang tengah malam. Dijamin cara ini ampuh deh!
Oke, itu dia beberapa tips dan cara jitu supaya bisnis kamu bisa dapetin cuan sebanyak-banyaknya di detik-detik menjelang lebaran ini. Untungnya di Jurnal udah ada fitur yang mendukung juga, udah bisa bikin diskon, bundling produk, dan atur stok barang otomatis pake fulfillment! Udah siap banget deh buat tempur lebaran~
Ada yang punya tips menarik lainnya? Coba spill di kolom komentar yaa! ^^
-
Wah, artikel ini sangat bermanfaat! Menjelang Lebaran memang banyak peluang yang bisa dimanfaatkan untuk mendongkrak penjualan. Terutama dengan tips seperti menyiapkan stok yang cukup, menawarkan promo menarik, hingga menambah jam layanan untuk menyasar waktu-waktu spesial seperti setelah sahur dan menjelang buka puasa. Saya setuju banget, strategi yang tepat bisa memberikan keuntungan besar selama bulan Ramadhan dan menjelang Lebaran.
Salah satu hal yang menurut saya juga penting adalah menjaga kualitas layanan. Di tengah meningkatnya permintaan, memberikan pengalaman pelanggan yang menyenangkan akan bikin mereka kembali lagi. Kalau ada tips lain, pasti bakal seru juga untuk dibahas!
-
WoW informasi yang sanggat bermanfaat min, untung baca thread lama hehe.
-
- You must be logged in to reply to this topic.
Login terlebih dahulu , untuk memberikan komentar.
Thread terkait
-
Pemerintah Perketat Restitusi Pajak Bermasalah, Penerimaan Negara Melonjak 16,1%Pemerintah akan menahan sementara pencairan restitusi pajak yang dinilai bermasalah atau belum terverifikasi guna mencegah potensi kebocoran penerimaan negara. Meski demikian, pemerintahâĻ22 May 2026 âĸ Finance & TaxTerkait:kalau
-
Perusahaan Multinasional Omzet Rp 15 Triliun Wajib Masuk Skema Pajak Minimum GlobalDirektorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi menetapkan ketentuan teknis pelaksanaan Pajak Minimum Global atau Global Anti-Base Erosion Rules (GloBE) bagiâĻ13 May 2026 âĸ Finance & TaxTerkait:mau
-
Bukan Lagi Rp 5 Miliar, Batas Maksimal Restitusi PPN Kini Diturunkan Jadi Rp 1 MiliarPemerintah kembali merevisi aturan terkait percepatan restitusi pajak pertambahan nilai (PPN) melalui penerbitan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 28 Tahun 2026. RegulasiâĻ6 May 2026 âĸ Finance & TaxTerkait:hal
-
Ditjen Pajak Kemenkeu Resmi Perpanjang Batas Lapor SPT Badan hingga 31 Mei 2026Direktorat Jenderal Pajak (DJP) di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi memberikan kelonggaran batas waktu penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh)âĻ6 May 2026 âĸ Finance & TaxTerkait:jangan
-
Purbaya Mau Revisi Aturan Restitusi Pajak, Rencanakan Berlaku 1 Mei 2026Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan merevisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait dengan pengembalian lebih bayar pajak atau restitusi pajak. Hal ini sejalan denganâĻ15 Apr 2026 âĸ Finance & TaxTerkait:hal mau
-
Penggantian Jabatan NPWP Sementara (999) Menjadi NIK Valid pada Bukti Potong PPh Pasal 21 Bulanan (BPMP)Dalam rangka mendukung kelancaran pelaporan SPT Tahunan Orang Pribadi Tahun Pajak 2025, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah melakukan proses penggantian identitas secaraâĻ3 May 2026 âĸ Finance & Taxpajak-djp-coretax-pph21-spttahunan-spt2025Terkait:hal
-
Trending Perpajakan Minggu Ini: Core Tax Normal & 13 Layanan Pajak Baru”Dalam kerangka akuntansi akrual dan perspektif perpajakan, Accounts Payable (AP) dan Accounts Receivable (AR) tidak hanya berdampak pada laporan posisi keuangan, tetapiâĻ9 Apr 2026 âĸ Finance & TaxAllTerkait:mau
-
Jangan Abaikan Bukti Potong A1, Bisa Berisiko BesarDi dunia perpajakan, bukti potong A1 sering dianggap sepele oleh sebagian orangââAh, itu cuma formalitas, nanti tinggal lapor pajak lagi,â begitu pikirâĻ17 Apr 2026 âĸ Finance & TaxAllTerkait:jangan hal mau
-
PMK 100/2025 dan Tantangan Implementasi Akuntansi Berbasis AkrualPMK 100/2025 tentang Kebijakan Akuntansi Pemerintah Pusat menurut saya merupakan langkah penting dalam memperkuat fondasi tata kelola keuangan negara, khususnya di eraâĻ21 Apr 2026 âĸ Finance & TaxAllTerkait:hal
-
Bea Keluar Batu Bara 5%â11%: Tantangan Implementasi dan DampaknyaRencana pemerintah mengenakan bea keluar atas ekspor batu bara dengan tarif progresif 5%â11% sebagaimana disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menurut sayaâĻ9 Apr 2026 âĸ Finance & TaxAllTerkait:hal mau
-
PMK 115/2025: Fleksibilitas Fiskal atau Sinyal Tekanan Penerimaan Negara?Terbitnya PMK 115/2025 yang merevisi PMK 179/2022 menarik untuk dicermati lebih dalam, khususnya dalam konteks penerimaan negara yang sedang mengalami tekanan. RegulasiâĻ14 Apr 2026 âĸ Finance & TaxAllTerkait:hal mau
-
PMK 51/2025 Simak Lagi! Pihak-Pihak yang Ditunjuk Jadi Pemungut PPh Pasal 22PMK Nomor 51 Tahun 2025 kembali menegaskan posisi strategis PPh Pasal 22 sebagai instrumen pengamanan penerimaan negara, khususnya pada transaksi-transaksi bernilai besarâĻ14 Apr 2026 âĸ Finance & TaxAllTerkait:hal mau
