Home / Topics / Finance & Tax / SP2DK Diterima via Pos, Apakah Bisa Ditanggapi Lewat Coretax DJP?
- This topic has 2 replies, 2 voices, and was last updated 1 year, 1 month ago by
Lia.
SP2DK Diterima via Pos, Apakah Bisa Ditanggapi Lewat Coretax DJP?
September 22, 2025 at 11:08 am-
-
Up::0
Halo rekan-rekan Fintax Community,
Saya ingin membuka diskusi terkait hal yang mungkin cukup sering dialami oleh para Wajib Pajak (WP) maupun konsultan pajak, yaitu mengenai mekanisme penanggapan Surat Permintaan Penjelasan atas Data dan/atau Keterangan (SP2DK) yang diterima melalui pos.
Baru-baru ini, saya membaca informasi dari kanal resmi DJP (dikutip dari DDTCNews, 21 September 2025) bahwa SP2DK untuk tahun pajak 2024 dan sebelumnya tidak dapat ditanggapi melalui sistem Coretax DJP. Dalam hal ini, Kring Pajak menjelaskan bahwa untuk tahun-tahun pajak tersebut, penanganannya masih dilakukan secara konvensional, yaitu melalui penyampaian langsung atau tertulis ke KPP terdaftar.
Namun, jika SP2DK yang diterima menanyakan tahun pajak 2025, maka WP sudah dapat memberikan tanggapan secara digital melalui Coretax DJP dengan alur:
Layanan Wajib Pajak > Layanan Administrasi > Buat Permohonan Layanan Administrasi > AS.29 Surat Wajib Pajak > AS.29-03 Surat Tanggapan atas SP2DK.
Setelah mengisi dan mengunggah surat tanggapan, WP perlu memastikan bahwa status pada alur kasus sudah selesai agar nantinya dapat menerima Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) melalui email atau menu “Dokumen Saya” di Coretax. Jika BPE belum muncul, tinggal klik ikon Refresh.
Nah, yang menjadi pertanyaan saya—dan mungkin juga pertanyaan banyak rekan WP—bagaimana jika kita menerima SP2DK melalui pos, tetapi isinya menanyakan data atau informasi terkait tahun pajak 2025?
Apakah WP tetap harus datang langsung ke KPP, atau boleh langsung menanggapinya lewat Coretax dengan catatan nomor kasus SP2DK tersebut sudah muncul di akun Coretax?
Menurut info Kring Pajak, WP dapat mengecek terlebih dahulu apakah nomor kasus SP2DK tersebut telah muncul pada menu:
Portal Saya > Dokumen Saya > [klik aksi download pada SP2DK yang muncul].
Jika nomor kasus belum tersedia, WP disarankan untuk menghubungi KPP terdaftar guna mengonfirmasi hal tersebut. Kontak dan alamat KPP bisa dicek melalui tautan: https://pajak.go.id/unit-kerja
Saya rasa isu ini cukup krusial, karena berkaitan dengan efisiensi waktu dan tenaga WP maupun konsultan pajak dalam menanggapi SP2DK. Apalagi Coretax sendiri dibangun sebagai bagian dari Proyek Pembaruan Sistem Inti Administrasi Perpajakan (PSIAP) untuk mempermudah dan mempercepat layanan DJP secara digital.
Dengan semakin masifnya digitalisasi layanan, seharusnya ada kejelasan prosedur bagi WP yang menerima surat secara manual, tetapi isi atau periodenya sudah dapat ditindaklanjuti secara elektronik.
Bagaimana pendapat rekan-rekan di sini?
Apakah ada yang sudah pernah menghadapi kasus serupa?
Dan bagaimana cara penanganan yang paling tepat menurut pengalaman kalian?Terima kasih sebelumnya, semoga diskusi ini bisa bermanfaat untuk kita semua yang bergelut di bidang perpajakan.
-
Menurut saya, kalau isi SP2DK yang dikirim lewat pos ternyata menyinggung tahun pajak 2025, logikanya WP memang sudah bisa menanggapinya melalui Coretax selama nomor kasusnya sudah muncul di sistem. Karena fungsi utama Coretax adalah menstandarkan dan mendigitalisasi interaksi WP dengan DJP, maka sebaiknya WP tidak perlu lagi repot datang langsung ke KPP hanya karena suratnya disampaikan lewat pos.
-
Namun, yang jadi krusial adalah ketersediaan nomor kasus SP2DK tersebut di Coretax. Kalau memang belum muncul, berarti jalur konvensional ke KPP masih jadi opsi utama. Jadi, sebaiknya WP cek dulu ke sistem, lalu jika tidak ada, baru konfirmasi ke KPP. Menurut saya, ke depannya DJP juga perlu memperjelas prosedur transisi ini supaya tidak ada kebingungan WP saat menerima surat manual untuk periode yang sudah bisa ditangani digital.
-
- You must be logged in to reply to this topic.
Login terlebih dahulu , untuk memberikan komentar.
Thread terkait
-
Perpanjangan NPPN Hingga 31 Desember 2025 – Pengajuan Sukses via Coretax DJPHalo teman-teman di Mekari Community! Berikut informasi krusial dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) yang perlu segera diketahui: Nomor Pokok Pelaporan Pajak (NPPN)…3 Nov 2025 • Finance & TaxAllTerkait:all coretax djp dokumen community diterima coretax
-
Wajib Tahu! Surat Keterangan Fiskal (SKF) Cuma Berlaku 1 Bulan, Jangan Sampai KeGuys, mau sharing info penting nih soal Surat Keterangan Fiskal (SKF) biar nggak sampai ada yang kelabakan di last minute 😅. Jadi,…14 Aug 2025 • Finance & TaxAllTerkait:all lewat coretax djp lewat coretax coretax djp perpajakan coretax
-
📢 Kelanjutan PMK 37/2025: Membedah Sisi Administrasi & Validasi Dokumen “Prepaid Tax” Merchant per 1 Agustus 2026 (BagiRekan-rekan Fintax Community, Melanjutkan diskusi hangat kita kemarin mengenai penunjukan 4 raksasa marketplace (Tokopedia, Shopee, Lazada, Blibli) sebagai pemungut PPh Pasal 22…6 Aug 2026 • Finance & Taxpmk37Terkait:tax perpajakan document dokumen community coretax
-
Trending Perpajakan Minggu Ini: Core Tax Normal & 13 Layanan Pajak Baru”Dalam kerangka akuntansi akrual dan perspektif perpajakan, Accounts Payable (AP) dan Accounts Receivable (AR) tidak hanya berdampak pada laporan posisi keuangan, tetapi…9 Apr 2026 • Finance & TaxAllTerkait:all tax perpajakan dokumen diterima pajak
-
Trending Perpajakan Minggu Ini: Core Tax Normal & 13 Layanan Pajak Baru”Minggu ini, dunia perpajakan Indonesia dipenuhi oleh dua topik yang menjadi perbincangan hangat di kalangan wajib pajak, konsultan, dan praktisi pajak: pemulihan…9 Dec 2025 • Finance & TaxAllTerkait:all tax perpajakan djp pajak secara
-
PMK 81/2024 dan Perubahan Pemindahbukuan PajakHalo teman-teman Fintax Community! 👋 Mau share update penting nih soal perubahan aturan pemindahbukuan (Pbk) pajak yang sekarang diatur ulang lewat Coretax…12 Aug 2025 • Finance & TaxAllTerkait:all lewat coretax tax dokumen community diterima
-
PMK 112/2025 dan 6 Instrumen Pencegahan Penyalahgunaan P3BPMK 112/2025 menjadi regulasi yang sangat menarik untuk dicermati, khususnya terkait penguatan instrumen pencegahan penyalahgunaan Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda (P3B). Ketentuan dalam…9 Apr 2026 • Finance & TaxAllTerkait:all tax perpajakan dokumen community apakah
-
Kasus Faktur Pajak Fiktif Rp 10,6 Miliar, Tiga Tersangka Diserahkan Ke KejaksaanKasus penyerahan tiga tersangka pemalsuan faktur pajak fiktif oleh Kanwil DJP Jakarta Barat kepada Kejaksaan Negeri Jakarta Barat kembali menjadi pengingat bahwa…24 Nov 2025 • Finance & TaxAllTerkait:all perpajakan community djp pajak secara
-
Guys, Target Tax Ratio 2026 Mau Tembus 10,47%! Gimmick Atau Realita?Oke, jadi pemerintah udah ngumumin target tax ratio buat 2026 bakal naik ke 10,47%. Naik dikit sih dari tahun ini yang ditargetin…21 Aug 2025 • Finance & TaxAllTerkait:all tax perpajakan coretax apakah djp
-
Tokopedia Buka Menu Tax Exemption Per 13 JuliHalo rekan-rekan FinTax Community, Hari ini, 13 Juli 2026, Tokopedia resmi membuka keran pengajuan pembebasan pemotongan PPh melalui menu baru di Seller…13 Jul 2026 • Finance & Taxtax-exemptionTerkait:tax perpajakan dokumen community coretax apakah
-
Transisi PSAK 118 dan Kepatuhan Coretax: Strategi Remapping Chart of Accounts (CoA) untuk Mencegah Indikator Risiko FiskHalo rekan-rekan FinTax Community, Peringatan dari praktisi akuntansi Aldion Soeprijono mengenai risiko red flag pada sistem Coretax akibat perubahan format laporan keuangan…13 Aug 2026 • Finance & Taxcoretax psakTerkait:tax perpajakan dokumen community coretax apakah
-
PMK 71/2026 dan Reformasi Prosedur Keberatan PajakHalo rekan-rekan FinTax Community, Penerbitan Peraturan Menteri Keuangan Nomor tujuh puluh satu tahun dua ribu dua puluh enam sebagai revisi atas PMK…8 Oct 2026 • Finance & Taxpmk-71Terkait:tax perpajakan dokumen community apakah djp
