Home / Topics / Finance & Tax / PPh pasal 25 – tax planning vs galpot
- This topic has 2 replies, 2 voices, and was last updated 1 year, 4 months ago by
Albert Yosua Matatula.
PPh pasal 25 – tax planning vs galpot
October 11, 2024 at 10:31 am-
-
Up::0
PPh pasal 25 – tax planning vs galpot
Perusahaan-perusahaan besar yang sudah memiliki Tax Manager atau Tax Consultant yang kompeten pasti memiliki Tax Planning.
Tax Planning itu terkadang sangat agresif sehingga menghasilkan pembayaran pajak yang minimum. Tax Planning yang sangat rapi bisa membuat AR menjadi kesulitan dalam penggalian potensinya (galpot). SP2DK yang diterbitkan AR akan bisa ditanggapi oleh Tax Manager atau Tax Consultant tersebut dengan baik sehingga tidak menghasilkan tambahan pembayaran pajak.
Menghadapi kondisi di atas, sepertinya membuat para AR memaksimalkan galpot mereka dengan menyasar WP menengah dan kecil.
Yang jadi masalah adalah, sementara Tax Planning yang dilakukan perusahaan adalah dengan memanfaatkan celah peraturan pajak dan proses bisnis perusahaan, sedangkan galpot yang dilakukan sebagian AR atas kondisi di atas adalah dengan memanfaatkan ketidaktahuan WP atas peraturan perpajakan.
Contoh kasusnya adalah Dinamisasi PPh Pasal 25.
Dengan dalih Dinamisasi PPh Pasal 25, WP diminta untuk menaikkan jumlah setoran PPh Pasal 25 per bulannya karena terjadinya kenaikan omzet di tahun berjalan.
Buat yang belum tau, PPh Pasal 25 adalah angsuran/pembayaran di muka atas PPh terutang di akhir tahun yang harus dibayar WP setiap bulannya.
Karena ketidaktahuan WP, yang khawatir akan diterbitkan STP (Surat Tagihan Pajak) plus sanksi atau akan diperiksa jika tidak mengikuti permintaan tersebut, maka WP pun menaikkan setoran PPh Pasal 25, walaupun di akhir tahun bisa jadi timbul status Lebih Bayar.
Padahal, jika WP mengetahui dasar perhitungan untuk menentukan jumlah angsuran PPh Pasal 25 yang sebenarnya, permintaan itu bisa dengan mudah diabaikan.
Demikian,
Happy Friday. -
<p style=”text-align: left;”>Saya tertarik untuk mengkomentari kalimat ini “sedangkan galpot yang dilakukan sebagian AR atas kondisi di atas adalah dengan memanfaatkan ketidaktahuan WP atas peraturan perpajakan”</p>
Jadi peran AR tuh mirip-mirip polantas yang ngumpet di semak-semak, kalau ada pengendara motor yang ga pake helm baru dia nongol terus bilang.Klo menurut logika saya peran AR ini dilematis ya. Di satu sisi dia dituntut untuk meningkatkan penerimaan negara. Di sisi lain, secara moral dia harus mengedukasi WP agar tahu kewajibannya apa saja.
Memang sih AR ini banyak oknumnya. Tapi kalau lebih banyak yang ‘oknum’ daripada yang lurus. Mau jadi apa?
-
Terima kasih atas komentarnya yang menarik. Saya setuju bahwa peran AR memang dilematis. Di satu sisi, mereka memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan penerimaan negara, tetapi di sisi lain, mereka juga seharusnya berperan dalam edukasi WP mengenai kewajiban perpajakan mereka.
Memang, jika lebih banyak oknum yang tidak menjalankan tugas dengan baik, dampaknya bisa merugikan citra AR secara keseluruhan. Harapannya, dengan adanya peningkatan transparansi dan pelatihan yang lebih baik, AR dapat berfungsi lebih sebagai pendidik daripada hanya sebagai pengawas. Mengedukasi WP bukan hanya tentang kewajiban, tetapi juga tentang membangun kesadaran akan pentingnya kepatuhan pajak demi kemajuan bersama.
-
- You must be logged in to reply to this topic.
Login terlebih dahulu , untuk memberikan komentar.
Thread terkait
-
Optimalisasi Pajak Perusahaan dengan Fasilitas Pasal 31E UU PPhTidak semua penghasilan yang diperoleh perusahaan secara otomatis dikenakan tarif Pajak Penghasilan (PPh) Badan secara penuh. Dalam sistem perpajakan di Indonesia, pemerintah…10 Mar 2026 • Finance & Taxpajak-perusahaan pasal-31e pkp pph-badanTerkait:pph pasal
-
Trending Perpajakan Minggu Ini: Core Tax Normal & 13 Layanan Pajak Baru”Dalam kerangka akuntansi akrual dan perspektif perpajakan, Accounts Payable (AP) dan Accounts Receivable (AR) tidak hanya berdampak pada laporan posisi keuangan, tetapi…15 Feb 2026 • Finance & TaxAllTerkait:pph tax
-
PMK 100/2025 dan Tantangan Implementasi Akuntansi Berbasis AkrualPMK 100/2025 tentang Kebijakan Akuntansi Pemerintah Pusat menurut saya merupakan langkah penting dalam memperkuat fondasi tata kelola keuangan negara, khususnya di era…16 Feb 2026 • Finance & TaxAllTerkait:tax
-
PMK 112/2025 dan 6 Instrumen Pencegahan Penyalahgunaan P3BPMK 112/2025 menjadi regulasi yang sangat menarik untuk dicermati, khususnya terkait penguatan instrumen pencegahan penyalahgunaan Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda (P3B). Ketentuan dalam…6 Jan 2026 • Finance & TaxAllTerkait:pph pasal tax planning
-
Bea Keluar Batu Bara 5%–11%: Tantangan Implementasi dan DampaknyaRencana pemerintah mengenakan bea keluar atas ekspor batu bara dengan tarif progresif 5%–11% sebagaimana disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menurut saya…6 Jan 2026 • Finance & TaxAllTerkait:tax
-
PMK 115/2025: Fleksibilitas Fiskal atau Sinyal Tekanan Penerimaan Negara?Terbitnya PMK 115/2025 yang merevisi PMK 179/2022 menarik untuk dicermati lebih dalam, khususnya dalam konteks penerimaan negara yang sedang mengalami tekanan. Regulasi…6 Jan 2026 • Finance & TaxAllTerkait:tax
-
PMK 51/2025 Simak Lagi! Pihak-Pihak yang Ditunjuk Jadi Pemungut PPh Pasal 22PMK Nomor 51 Tahun 2025 kembali menegaskan posisi strategis PPh Pasal 22 sebagai instrumen pengamanan penerimaan negara, khususnya pada transaksi-transaksi bernilai besar…16 Feb 2026 • Finance & TaxAllTerkait:pph pasal tax
-
Trending Perpajakan Minggu Ini: Core Tax Normal & 13 Layanan Pajak Baru”Minggu ini, dunia perpajakan Indonesia dipenuhi oleh dua topik yang menjadi perbincangan hangat di kalangan wajib pajak, konsultan, dan praktisi pajak: pemulihan…9 Dec 2025 • Finance & TaxAllTerkait:pph pasal tax
-
Kasus Faktur Pajak Fiktif Rp 10,6 Miliar, Tiga Tersangka Diserahkan Ke KejaksaanKasus penyerahan tiga tersangka pemalsuan faktur pajak fiktif oleh Kanwil DJP Jakarta Barat kepada Kejaksaan Negeri Jakarta Barat kembali menjadi pengingat bahwa…24 Nov 2025 • Finance & TaxAllTerkait:pasal tax
-
PPh 21 DTP = Tambahan Gaji Bersih, Bukan Potongan Pajak!💬 Masih Banyak yang Salah Paham soal PPh 21 DTP! Banyak perusahaan masih mengira bahwa jika sudah memakai sistem Net (pajak ditanggung…7 Nov 2025 • Finance & TaxAllTerkait:pph
-
Perpanjangan NPPN Hingga 31 Desember 2025 – Pengajuan Sukses via Coretax DJPHalo teman-teman di Mekari Community! Berikut informasi krusial dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) yang perlu segera diketahui: Nomor Pokok Pelaporan Pajak (NPPN)…3 Nov 2025 • Finance & TaxAllTerkait:tax
-
A Closer Look at IFRS 18 (April 2024)IFRS 18 merupakan standar baru yang menggantikan IAS 1, dengan fokus pada penyajian dan pengungkapan dalam laporan keuangan. Diterbitkan oleh IASB, standar…26 Sep 2025 • Finance & TaxAllTerkait:tax