Home / Topics / Finance & Tax / Kendala Implementasi Coretax
- This topic has 4 replies, 3 voices, and was last updated 1 year, 1 month ago by
Albert Yosua Matatula.
Kendala Implementasi Coretax
January 8, 2025 at 3:44 pm-
-
Up::3
Kegagalan implementasi sistem Coretax Direktorat Jenderal Pajak (DJP) harus menjadi perhatian serius. Menurut IWP, permasalahan ini berakar dari tidak adanya masterplan dan blueprint yang dirancang secara matang sebelum proyek dimulai. Sebagaimana yang telah diketahui proses pengadaan coretax menunjuk PwC sebagai salah satu panitia tender dan LG CNS sebagai pemenang serta perusahaan asing sebagai pengawas yaitu Deloitte Consulting, namun tanpa masterplan, blueprint serta pengawalan implementasi yang terdedikasi maka tidak akan pernah terjadi mekanisme cross-checking yang memadai, ini mengindikasikan kurangnya tata kelola proyek yang transparan dan akuntabel. Pendekatan implementasi “big bang” tanpa pengujian aplikasi yang memadai, terutama untuk sistem yang belum pernah terbukti menjadi solusi sebelumnya, memperbesar risiko kegagalan, sebagaimana yang saat ini terlihat dengan terhentinya aktivitas penting seperti pembuatan faktur pajak.
Dalam sistem berskala besar seperti Coretax, kualitas implementasi harus menjadi prioritas utama. Sayangnya, rangkaian pekerjaan dalam proyek ini tampaknya miskin kegiatan pemastian kualitas, baik dari sisi desain sistem, pendekatan pengembangan, maupun kegiatan pengawasannya. Hal ini mencerminkan perlunya reformasi mendasar dalam pendekatan perencanaan dan eksekusi proyek teknologi pemerintah. Untuk mencegah kegagalan serupa di masa depan, diperlukan kerangka kerja yang terukur, melibatkan audit independen yang komprehensif, dan uji coba bertahap guna memastikan setiap komponen sistem dapat berfungsi dengan baik sebelum diluncurkan secara penuh.
Beberapa Faktor Penyebab Kegagalan implementasi Core Tax System Direktorat Jenderal Pajak (DJP) adalah :
# Faktor Internal
1. Kurangnya persiapan dan perencanaan.
2. Keterbatasan sumber daya manusia (SDM) dan pelatihan.
3. Integrasi sistem yang kompleks.
4. Kurangnya komunikasi antar tim dan stakeholder.
5. Ketergantungan pada teknologi lama.# Faktor Eksternal
1. Perubahan kebijakan perpajakan yang cepat.
2. Keterbatasan infrastruktur teknologi.
3. Ketergantungan pada vendor/pemasok teknologi.
4. Perubahan regulasi dan standar keamanan.
5. Faktor keamanan siber.# Faktor Teknis
1. Keterbatasan kapasitas server dan database.
2. Masalah integrasi dengan sistem lain.
3. Ketergantungan pada teknologi yang sudah ketinggalan.
4. Kurangnya pengujian dan validasi.
5. Masalah keamanan data.# Faktor Manajemen
1. Kurangnya pemantauan dan evaluasi.
2. Keterbatasan sumber daya anggaran.
3. Kurangnya koordinasi antar instansi.
4. Keterlambatan pengambilan keputusan.
5. Kurangnya transparansi dan akuntabilitas.# Solusi
1. Evaluasi dan perbaikan sistem.
2. Peningkatan SDM dan pelatihan.
3. Perencanaan strategis dan pemantauan.
4. Integrasi dengan sistem lain.
5. Peningkatan keamanan siber dan data.
6. Perbaikan komunikasi dengan stakeholder.
7. Pengembangan sistem berbasis teknologi terbaru.Sumber:
1. Badan Kebijakan Fiskal.
2. Direktorat Jenderal Pajak.
3. Kementerian Keuangan RI.
4. Laporan audit BPK. -
Hmmm… banyak banget kendalanya ya. Saya yakin yang disampaikan disini juga baru sebagian kecil.
Pajak mau dinaikin tapi sistemnya ga siap. Kocakkk
-
Masih bergulir sampai hari ini pak Ardi kendalanya
-
Semoga 1 – 3 bulan ini sudah bisa selesai semua ya bu
-
-
Memang betul, banyak kendala dalam implementasi Coretax ini yang masih terus berlanjut. Terlihat bahwa kesalahan dari sisi perencanaan dan koordinasi antar tim menjadi faktor kunci. Tanpa masterplan yang jelas, sistem besar seperti ini sulit berjalan dengan lancar.
Menurut saya, langkah pertama yang harus diambil adalah evaluasi ulang seluruh sistem, baik dari sisi teknis, manajerial, maupun kebijakan. Pengujian dan validasi lebih lanjut sangat penting untuk mencegah risiko kerusakan yang lebih besar. Selain itu, peningkatan pelatihan dan kapasitas SDM juga perlu dilakukan agar tim yang terlibat benar-benar siap dan memahami bagaimana sistem ini berfungsi.
Terakhir, penting juga untuk ada pengawasan dan koordinasi yang lebih baik antar instansi terkait agar tidak ada miskomunikasi. Tanpa itu, permasalahan teknis dan non-teknis lainnya akan terus muncul.
Penting untuk tidak hanya mencari solusi jangka pendek, tapi juga memastikan keberlanjutan dan kesuksesan jangka panjang dari proyek ini.
-
- You must be logged in to reply to this topic.
Login terlebih dahulu , untuk memberikan komentar.
Thread terkait
-
Optimalisasi Pajak Perusahaan dengan Fasilitas Pasal 31E UU PPhTidak semua penghasilan yang diperoleh perusahaan secara otomatis dikenakan tarif Pajak Penghasilan (PPh) Badan secara penuh. Dalam sistem perpajakan di Indonesia, pemerintah…10 Mar 2026 • Finance & Taxpajak-perusahaan pasal-31e pkp pph-badanTerkait:sistem jenderal pajak menjadi
-
Trending Perpajakan Minggu Ini: Core Tax Normal & 13 Layanan Pajak Baru”Dalam kerangka akuntansi akrual dan perspektif perpajakan, Accounts Payable (AP) dan Accounts Receivable (AR) tidak hanya berdampak pada laporan posisi keuangan, tetapi…15 Feb 2026 • Finance & TaxAllTerkait:kegagalan pajak harus menjadi
-
Jangan Abaikan Bukti Potong A1, Bisa Berisiko BesarDi dunia perpajakan, bukti potong A1 sering dianggap sepele oleh sebagian orang—“Ah, itu cuma formalitas, nanti tinggal lapor pajak lagi,” begitu pikir…10 Feb 2026 • Finance & TaxAllTerkait:pajak menjadi perhatian
-
PMK 100/2025 dan Tantangan Implementasi Akuntansi Berbasis AkrualPMK 100/2025 tentang Kebijakan Akuntansi Pemerintah Pusat menurut saya merupakan langkah penting dalam memperkuat fondasi tata kelola keuangan negara, khususnya di era…16 Feb 2026 • Finance & TaxAllTerkait:implementasi sistem harus menjadi
-
PMK 112/2025 dan 6 Instrumen Pencegahan Penyalahgunaan P3BPMK 112/2025 menjadi regulasi yang sangat menarik untuk dicermati, khususnya terkait penguatan instrumen pencegahan penyalahgunaan Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda (P3B). Ketentuan dalam…6 Jan 2026 • Finance & TaxAllTerkait:implementasi pajak djp menjadi
-
Bea Keluar Batu Bara 5%–11%: Tantangan Implementasi dan DampaknyaRencana pemerintah mengenakan bea keluar atas ekspor batu bara dengan tarif progresif 5%–11% sebagaimana disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menurut saya…6 Jan 2026 • Finance & TaxAllTerkait:implementasi pajak menjadi
-
PMK 115/2025: Fleksibilitas Fiskal atau Sinyal Tekanan Penerimaan Negara?Terbitnya PMK 115/2025 yang merevisi PMK 179/2022 menarik untuk dicermati lebih dalam, khususnya dalam konteks penerimaan negara yang sedang mengalami tekanan. Regulasi…6 Jan 2026 • Finance & TaxAllTerkait:pajak harus menjadi perhatian
-
PMK 51/2025 Simak Lagi! Pihak-Pihak yang Ditunjuk Jadi Pemungut PPh Pasal 22PMK Nomor 51 Tahun 2025 kembali menegaskan posisi strategis PPh Pasal 22 sebagai instrumen pengamanan penerimaan negara, khususnya pada transaksi-transaksi bernilai besar…16 Feb 2026 • Finance & TaxAllTerkait:implementasi sistem pajak menjadi perhatian
-
Trending Perpajakan Minggu Ini: Core Tax Normal & 13 Layanan Pajak Baru”Minggu ini, dunia perpajakan Indonesia dipenuhi oleh dua topik yang menjadi perbincangan hangat di kalangan wajib pajak, konsultan, dan praktisi pajak: pemulihan…9 Dec 2025 • Finance & TaxAllTerkait:implementasi sistem jenderal pajak djp menjadi
-
Kasus Faktur Pajak Fiktif Rp 10,6 Miliar, Tiga Tersangka Diserahkan Ke KejaksaanKasus penyerahan tiga tersangka pemalsuan faktur pajak fiktif oleh Kanwil DJP Jakarta Barat kepada Kejaksaan Negeri Jakarta Barat kembali menjadi pengingat bahwa…24 Nov 2025 • Finance & TaxAllTerkait:sistem pajak djp menjadi perhatian
-
PPh 21 DTP = Tambahan Gaji Bersih, Bukan Potongan Pajak!💬 Masih Banyak yang Salah Paham soal PPh 21 DTP! Banyak perusahaan masih mengira bahwa jika sudah memakai sistem Net (pajak ditanggung…7 Nov 2025 • Finance & TaxAllTerkait:implementasi sistem pajak harus
-
Perpanjangan NPPN Hingga 31 Desember 2025 – Pengajuan Sukses via Coretax DJPHalo teman-teman di Mekari Community! Berikut informasi krusial dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) yang perlu segera diketahui: Nomor Pokok Pelaporan Pajak (NPPN)…3 Nov 2025 • Finance & TaxAllTerkait:kendala implementasi coretax sistem pajak djp