Home / Topics / Finance & Tax / Notes dari Mantan Pengguna Software Accounting Lain
- This topic has 4 replies, 5 voices, and was last updated 7 months ago by
Mochamad Giri Irawan.
Notes dari Mantan Pengguna Software Accounting Lain
July 30, 2024 at 10:11 am-
-
Up::2
Saya baru menggunakan Jurnal.id belum sampai setahun. Dan secara umum, ini software accounting terbaik yang pernah saya pakai. Sebelumnya saya pernah pakai software accounting offline (MYOB, Keysoft) dan software accounting online (Zahir). Apa yang membedakan Jurnal.id dengan software tersebut diatas. Dibandingkan software offline, tidak usah dibandingkan, karena sudah tidak relate menurut saya untuk saat ini. Tidak memungkinkan orang untuk bekerja secara remote. Tidak memungkinkan akuntan dan owner memonitor transaksi dan kinerja keuangan kapanpun dimanapun, secara real time.
Saya pernah menggunakan Zahir di dua perusaahaan yang berbeda. Satu hal yang sangat membedakan Jurnal.id dan Zahir adalah customer supportnya. Ketika menggunakan Zahir saya seperti beli putus, meskipun Zahir menyediakan layanan pelanggan, helpdesk, namun sepertinya agak susah dijangkau dan slow response. Bahkan tak ada program untuk membangun komunitas, tak ada upaya mendengarkan keluh kesah user.
Satu hal yang saya salut dari Jurnal.id, yaitu customer supportnya. Dan inilah salah satu pertimbangan utama saya memilih Jurnal.id. Sebelum memutuskan pilihan, saya sempat membandingkan Jurnal.id dengan beberapa software accounting online lainnya, termasuk yang buatan luar. Namun software asing ini punya customer support yang kurang meyakinkan.
Terlepas dari adanya kekurangan Jurnal.id disana sini, masih dapat saya tolerir. Dan yang paling penting Jurnal.id bersedia mendengarkan keluh kesah dan masalah dari usernya. Dan setelah itu harus diperbaiki sebisa mungkin. Inilah poin penting yang menutup kekurangan Jurnal.id yang kerap kali saya temukan di grup WA Fintax 101.
Tentunya ini pengalaman saya. Jika Anda punya pengalaman yang sama atau berbeda bisa sharing di comment. Dan pastinya saya juga ada pengalaman yang kurang enak dengan Jurnal.id. Namun akan saya ceritakan di kesempatan lain.
-
Terima kasih banyak Bapak Ardi atas sharing pengalamannya dan apresiasi yang Bapak berikan! Kami senang mendengar bahwa Anda merasa Jurnal adalah software terbaik yang pernah Bapak gunakan.
Kami sangat menghargai masukan dan Saran dari Bapak Ardi, Kami percaya bahwa feedback dari customer merupakan bagian penting untuk terus melakukan improve pada layanan kami. Oleh karena itu, membangun komunitas yang kuat dan mengadakan Kopdar Fintax 101 merupakan salah satu cara kami untuk menempatkan pelanggan sebagai prioritas utama.
Terima kasih sekali lagi atas kepercayaannya kepada Jurnal, Kami akan terus berusaha memberikan yang terbaik untuk kedepannya. Sukses selalu Bapak Ardi!
-
Saya juga sebelumnya pernah pakai software Erasoft dan Accurate di perusahaan terdahulu, memang ada plus minus sih, tapi seiring kemajuan teknologi digital perusahaan baru tempat saya bekerja memutuskan memilih software Jurnal.id sebagai pilihan pencatatan akuntansinya, yang menurut pimpinan kami lebih baik.
-
Sebagai mantan pengguna SAP dan pengalaman saya menggunakan Jurnal.id, saya bisa bilang bahwa saya sangat berharap Jurnal.id bisa mengadopsi beberapa fitur yang ada di SAP, terutama yang terkait dengan integrasi dan skalabilitasnya. SAP memang punya keunggulan dalam hal tersebut, tapi saya juga merasakan Jurnal.id punya potensi besar untuk berkembang. Apalagi dengan respons customer support yang sangat baik, saya rasa itu jadi nilai lebih yang sangat penting. Semoga ke depannya Jurnal.id bisa terus berkembang dan mendekati kemampuan yang ditawarkan oleh SAP, terutama dalam hal fitur dan kemudahan integrasi dengan sistem lain.
-
Wah mantap sharing-nya kak.
-
- You must be logged in to reply to this topic.
Login terlebih dahulu , untuk memberikan komentar.
Thread terkait
-
Shopee Cs Pungut Pajak PPN PMSE Rp10,32 Triliun pada 2025, Total Setoran Ekonomi Digital Rp47,18 TriliunDirektorat Jenderal Pajak Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan melaporkan total penerimaan pajak dari sektor ekonomi digital mencapai Rp47,18 triliun per akhir 31âĻ4 Jun 2026 âĸ Finance & TaxTerkait:lain
-
Sambut 100 Siswa Maâarif NU 01 Limpung Batang, Kanwil DJP Jateng I Tanamkan Kesadaran PajakKantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah I menerima kunjungan studi dari sekitar 100 siswa jurusan Akuntansi dan Keuangan LembagaâĻ4 Jun 2026 âĸ Finance & TaxTerkait:lain
-
Perusahaan Multinasional Omzet Rp 15 Triliun Wajib Masuk Skema Pajak Minimum GlobalDirektorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi menetapkan ketentuan teknis pelaksanaan Pajak Minimum Global atau Global Anti-Base Erosion Rules (GloBE) bagiâĻ4 Jun 2026 âĸ Finance & TaxTerkait:lain
-
Bukan Lagi Rp 5 Miliar, Batas Maksimal Restitusi PPN Kini Diturunkan Jadi Rp 1 MiliarPemerintah kembali merevisi aturan terkait percepatan restitusi pajak pertambahan nilai (PPN) melalui penerbitan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 28 Tahun 2026. RegulasiâĻ6 May 2026 âĸ Finance & TaxTerkait:lain
-
Pajak Kripto Tembus Rp 1,96 Triliun Sejak 2022, Segini Sumbangan IndodaxPenerimaan pajak dari transaksi aset kripto terus menunjukkan tren meningkat sejak pertama kali diberlakukan pada 2022. Hingga Februari 2026, total pajak kriptoâĻ8 May 2026 âĸ Finance & TaxTerkait:pengguna lain
-
Purbaya Mau Revisi Aturan Restitusi Pajak, Rencanakan Berlaku 1 Mei 2026Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan merevisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait dengan pengembalian lebih bayar pajak atau restitusi pajak. Hal ini sejalan denganâĻ15 Apr 2026 âĸ Finance & TaxTerkait:lain
-
Penggantian Jabatan NPWP Sementara (999) Menjadi NIK Valid pada Bukti Potong PPh Pasal 21 Bulanan (BPMP)Dalam rangka mendukung kelancaran pelaporan SPT Tahunan Orang Pribadi Tahun Pajak 2025, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah melakukan proses penggantian identitas secaraâĻ3 May 2026 âĸ Finance & Taxpajak-djp-coretax-pph21-spttahunan-spt2025Terkait:lain
-
Optimalisasi Pajak Perusahaan dengan Fasilitas Pasal 31E UU PPhTidak semua penghasilan yang diperoleh perusahaan secara otomatis dikenakan tarif Pajak Penghasilan (PPh) Badan secara penuh. Dalam sistem perpajakan di Indonesia, pemerintahâĻ7 May 2026 âĸ Finance & Taxpajak-perusahaan pasal-31e pkp pph-badanTerkait:lain
-
Trending Perpajakan Minggu Ini: Core Tax Normal & 13 Layanan Pajak Baru”Dalam kerangka akuntansi akrual dan perspektif perpajakan, Accounts Payable (AP) dan Accounts Receivable (AR) tidak hanya berdampak pada laporan posisi keuangan, tetapiâĻ9 Apr 2026 âĸ Finance & TaxAllTerkait:accounting lain
-
Jangan Abaikan Bukti Potong A1, Bisa Berisiko BesarDi dunia perpajakan, bukti potong A1 sering dianggap sepele oleh sebagian orangââAh, itu cuma formalitas, nanti tinggal lapor pajak lagi,â begitu pikirâĻ17 Apr 2026 âĸ Finance & TaxAllTerkait:lain
-
PMK 100/2025 dan Tantangan Implementasi Akuntansi Berbasis AkrualPMK 100/2025 tentang Kebijakan Akuntansi Pemerintah Pusat menurut saya merupakan langkah penting dalam memperkuat fondasi tata kelola keuangan negara, khususnya di eraâĻ21 Apr 2026 âĸ Finance & TaxAllTerkait:lain
-
PMK 112/2025 dan 6 Instrumen Pencegahan Penyalahgunaan P3BPMK 112/2025 menjadi regulasi yang sangat menarik untuk dicermati, khususnya terkait penguatan instrumen pencegahan penyalahgunaan Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda (P3B). Ketentuan dalamâĻ9 Apr 2026 âĸ Finance & TaxAllTerkait:lain
